Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-10 02:02:10【Sehat】798 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(21)
Artikel Terkait
- CORE: Jelang Natal, pasokan
- Pengunjuk rasa di London kecam pelanggaran gencatan Gaza oleh Israel
- Wamentan: Program MBG tingkatkan gizi anak dan gerakkan ekonomi desa
- Kareg SPPG Kepri catat delapan dapur MBG telah kantongi SLHS
- BPS ungkap Oktober selalu alami inflasi bulanan, kecuali pada 2022
- BNPT: Sekolah jadi wadah pembentukan karakter bangsa cegah terorisme
- Dompet Dhuafa salurkan bantuan untuk warga Palestina di Yordania
- Mikroplastik jadi alergen yang ancam kesehatan kulit
- Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026
- Siswa penerima MBG di Jateng sampaikan pesan bercara unik ke Presiden
Resep Populer
Rekomendasi

Tinjau magang dengan Seskab, Menaker: Sarana link and match industri

BGN: Baru10 SPPG di Lebak memiliki SLHS, ditunggu akhir November

Kemendagri: Luwu Timur paling siap jalankan program MBG daerah 3T

Wakapolri: SPPG Polri harus punya menu MBG khas daerah, simbol inovasi

Dinkes Cirebon catat 20 siswa alami gejala keracunan usai santap MBG

Gubernur Jateng minta Festival Mangga Pemalang jadi kegiatan tahunan

Musim pancaroba pengaruhi turunnya daya tahan tubuh

Atasi gejala angin duduk dengan tepat: Pertolongan dan pencegahannya